Binkam

Antisipasi Balap Liar, Patroli Perintis Presisi Lombok Barat Disiagakan

×

Antisipasi Balap Liar, Patroli Perintis Presisi Lombok Barat Disiagakan

Sebarkan artikel ini
Cegah Balap Liar, Patroli Perintis Presisi Lombok Barat Gencar Operasi

LOMBOK BARAT — Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diintensifkan oleh aparat kepolisian di wilayah hukum Lombok Barat. Pada dini hari menjelang subuh, Tim Patroli Perintis Presisi Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lombok Barat kembali menggelar operasi preventif secara masif. Langkah ini diambil guna mempersempit ruang gerak para pelaku tindak kriminalitas. Selain itu, operasi ini juga bertujuan mencegah aktivitas terlarang yang kerap meresahkan warga.

Fokus utama dalam operasi kali ini adalah menyisir kawasan rawan. Kawasan tersebut sering dijadikan titik berkumpulnya pemuda maupun lokasi rawan tindak pidana. Jalur bebas hambatan yang menghubungkan bandara menjadi salah satu prioritas pengamanan intensif. Hal ini dilakukan demi menjamin kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Antisipasi Balap Liar Melalui Patroli Perintis Presisi

Operasi yang dilangsungkan pada Jumat, 22 Mei 2026 ini dimulai sejak pukul 03.30 WITA. Petugas menyasar sepanjang Jalur BIL II, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Kawasan ini diidentifikasi sebagai salah satu lokasi yang rawan. Tempat ini sering dimanfaatkan oleh oknum remaja untuk menggelar aksi balap liar, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi hari. Selain membahayakan diri sendiri, aksi balap liar tersebut juga sangat mengganggu pengguna jalan lain yang melintas.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., memberikan penegasan penting. Beliau menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam krusial sangat efektif untuk membatasi niat para pelaku kejahatan. Dengan hadirnya petugas, potensi gangguan keamanan dapat ditekan secara signifikan.

Dalam pelaksanaan tugas kali ini, Sat Samapta menerjunkan kekuatan personel sebanyak empat anggota. Mereka bergerak menggunakan kendaraan taktis untuk menyisir jalanan. Kehadiran personel di lapangan secara langsung terbukti mampu memberikan rasa aman. Manfaat ini dirasakan bagi masyarakat sekitar yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat.

Pendekatan Dialogis dalam Agenda Patroli Perintis Presisi

Tidak hanya melakukan pengawasan secara stasioner, petugas juga menerapkan metode patroli dialogis. Tim Patroli Perintis Presisi menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan warga, penjaga malam, serta para pengemudi yang masih melintas. Mereka berdialog di sekitar Jalur BIL II Kecamatan Gerung. Pendekatan humanis ini dinilai sangat penting untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan kamtibmas secara langsung. Imbauan ini bertujuan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lingkungan sekitar. Warga diminta untuk tidak ragu melaporkan setiap tindakan mencurigakan. Setiap pergerakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan harus segera dilaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.

“Kami dari jajaran Sat Samapta Polres Lombok Barat terus berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Melalui Tim Patroli Perintis Presisi, kami melaksanakan patroli dialogis dan menghimbau masyarakat agar selalu waspada. Kami juga meminta warga melaksanakan antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H.

Melalui kegiatan yang konsisten dan terukur ini, Polres Lombok Barat berharap angka kriminalitas dapat ditekan. Khususnya aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau aksi 3C. Pihak kepolisian juga memastikan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi akan terus diagendakan secara rutin. Operasi berkala ini akan menyasar berbagai titik rawan lainnya di wilayah Kabupaten Lombok Barat.