Sumbawa Barat – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap kondusif, personel piket Regu III Polsubsektor Brang Ene, Polsek Taliwang, melaksanakan patroli dialogis di Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Jumat (3/7/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 22.00 WITA tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Program PRESISI Kapolri, khususnya Program Nomor 5 tentang Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) serta Program Nomor 11 tentang Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Patroli ini juga sejalan dengan Commander Wish Kapolres Sumbawa Barat yang menekankan kehadiran sosok polisi yang humanis di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan pendekatan preventif melalui dialog langsung dengan warga. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar, serta aktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Warga diharapkan lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi sehingga tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polsubsektor Brang Ene turut memberikan edukasi mengenai bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi Pekerja Migran Indonesia melalui modus penipuan lowongan pekerjaan. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja, khususnya ke luar negeri, serta memastikan seluruh informasi diperoleh melalui instansi resmi yang berwenang sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.
Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, IPTU Anak Agung Made Subrata, mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif yang terus dioptimalkan Polres Sumbawa Barat beserta jajaran untuk menciptakan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Melalui patroli dialogis, anggota tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan edukasi dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan, termasuk Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang saat ini masih menjadi perhatian bersama,” ujar IPTU Anak Agung Made Subrata.













