Binkam

Polsek Pekat Kawal Aksi Petani Tebu Secara Humanis, Dialog dengan PT SMS Hasilkan Kesepakatan Awal Demi Menjaga Harkamtibmas

×

Polsek Pekat Kawal Aksi Petani Tebu Secara Humanis, Dialog dengan PT SMS Hasilkan Kesepakatan Awal Demi Menjaga Harkamtibmas

Sebarkan artikel ini

Sekitar pukul 11.00 WITA, Kasat Intelkam Polres Dompu bersama personel turut hadir mengikuti jalannya dialog guna memastikan proses komunikasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui dialog yang difasilitasi dengan pengawalan aparat kepolisian, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepahaman awal. Sekitar pukul 13.50 WITA, perwakilan PT SMS dan Aliansi Petani Tebu menandatangani berita acara di atas materai yang memuat komitmen perusahaan untuk secara serius mengkaji kenaikan harga pembelian tebu setelah musim giling tahun 2026 berjalan, melakukan penurunan biaya pemanfaatan lahan menjadi di bawah Rp1.500.000 dengan mekanisme yang berlaku bagi seluruh kemitraan, serta melanjutkan pembahasan mengenai lahan Research and Development (RnD) secara musyawarah bersama kelompok tani.

Setelah berita acara ditandatangani, massa aksi membuka kembali akses jalan sekitar pukul 14.20 WITA sehingga aktivitas distribusi dan pengangkutan tebu menuju pabrik kembali berjalan normal. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 14.35 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin, melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menjelaskan bahwa keberhasilan pengamanan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang mengedepankan dialog sebagai solusi penyelesaian permasalahan.

“Personel Polsek Pekat melaksanakan pengamanan secara maksimal melalui pendekatan humanis, komunikasi yang intensif, penggalangan terhadap koordinator lapangan, serta monitoring selama kegiatan berlangsung. Alhamdulillah seluruh aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan baik dan kegiatan berakhir aman, tertib, serta kondusif,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., menegaskan bahwa Polri akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus mediator dalam setiap dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi jembatan penyelesaian setiap persoalan melalui dialog dan musyawarah. Dalam persoalan ini, Polri berada di antara dua kepentingan, yakni kepentingan petani sebagai masyarakat yang menyampaikan aspirasi dan kepentingan investor sebagai penggerak roda perekonomian. Tujuan kami adalah menciptakan keseimbangan, menjaga kelancaran investasi tanpa mengabaikan hak-hak petani, sehingga hubungan yang harmonis antara petani dan perusahaan tetap terpelihara serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.