LOMBOK BARAT — Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat terus memperketat pengamanan guna menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Provinsi (PorProv) VII Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026. Langkah antisipatif ini diambil demi menjamin kelancaran kompetisi sekaligus memberikan rasa aman bagi para atlet, official, serta masyarakat yang hadir menyaksikan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui pergerakan aktif Personel Unit Patroli Samapta Polres Lombok Barat yang diterjunkan langsung ke sejumlah arena pertandingan. Salah satu titik fokus pengamanan intensif berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Mini yang terletak di Kelurahan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.
Sinergi Personel Samapta Jaga Kondusivitas GOR Mini
Pengamanan ketat di GOR Mini Gerung Utara tersebut dilaksanakan pada Hari Jum’at (17/07/2026) sekitar pukul 10.35 WITA. Kehadiran personel kepolisian di lokasi pertandingan bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan dan mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama seluruh rangkaian perlombaan berlangsung.
Dengan seragam lengkap dan pendekatan yang humanis, para personel Unit Patroli Samapta bersiaga di area pintu masuk, tribun penonton, hingga area luar gedung. Upaya ini dilakukan agar situasi di sekitar area olahraga tetap terjaga dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif.
Komitmen Polres Lombok Barat Tekan Potensi Gangguan Kamtibmas
Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah momentum PorProv VII NTB merupakan hal yang mutlak. Menurutnya, tensi kompetisi yang tinggi di dalam lapangan harus diimbangi dengan suasana yang damai dan tertib di area sekitar pelaksanaan.
“Kami dari Satuan Samapta Polres Lombok Barat berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya PorProv VII NTB tahun 2026 ini. Personel Unit Patroli sengaja kami tempatkan di titik-titik krusial seperti GOR Mini Gerung ini untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan kamtibmas. Kami ingin memastikan para atlet dapat bertanding dengan fokus dan penonton bisa menikmati pertandingan dengan nyaman,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain saat memberikan keterangan resmi mengenai jalannya pengamanan.
Iptu Reza Ihyaul Itsnain juga menambahkan bahwa pola pengamanan yang diterapkan tidak hanya bersifat statis di satu titik, melainkan juga dinamis melalui patroli berkala di sekitar kawasan olahraga untuk meminimalkan celah bagi tindakan kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor di area parkir maupun potensi gesekan antar pendukung.













