Sinergi Polri dan Masyarakat demi Kesejahteraan
Lebih lanjut, program ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Masyarakat yang sejahtera secara ekonomi dan terpenuhi kebutuhan pangannya cenderung memiliki tingkat kerawanan sosial yang lebih rendah. Oleh karena itu, pendekatan persuasif melalui program pertanian skala rumah tangga ini dianggap sangat efektif.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal program ini melalui pendampingan berkelanjutan. Ke depan, diharapkan adanya kolaborasi lebih erat antara pihak desa, penyuluh pertanian, dan aparat kepolisian untuk memberikan bimbingan teknis mengenai cara bercocok tanam yang efisien, termasuk penggunaan media polybag bagi warga yang memiliki lahan sangat terbatas atau berlantai semen.
Dengan semangat gotong royong, optimisme terpancar dari warga Desa Bajur yang menyambut baik inisiatif ini. Gerakan menanam di pekarangan rumah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang hijau, produktif, dan sehat, sekaligus menjadi bukti nyata dukungan masyarakat Nusa Tenggara Barat terhadap kesuksesan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.












