Binkam

Pasar Rakyat Sekotong Diserbu Warga, Upaya Nyata Pemerintah NTB Tekan Laju Inflasi Jelang HBKN 2026

×

Pasar Rakyat Sekotong Diserbu Warga, Upaya Nyata Pemerintah NTB Tekan Laju Inflasi Jelang HBKN 2026

Sebarkan artikel ini
Pasar Rakyat Sekotong NTB Tekan Inflasi HBKN 2026
Pasar Rakyat Sekotong NTB Tekan Inflasi HBKN 2026

LOMBOK BARAT – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui penyelenggaraan Pasar Rakyat. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, pada Kamis (7/5/2026) ini digelar secara khusus guna menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata intervensi pemerintah dalam menekan laju inflasi dan memastikan ketersediaan bahan pangan pokok bagi warga dengan harga terjangkau.

Guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong melakukan pengamanan serta monitoring secara intensif di lokasi kegiatan. Kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang antusias menyerbu lokasi sejak pagi hari, sekaligus mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah kerumunan massa.

Upaya Strategis Menekan Inflasi Daerah di Wilayah Sekotong

Pasar Rakyat yang dimulai tepat pada pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Camat Sekotong, Andi Purnawan, S.Sos., perwakilan dari Dinas Perdagangan Provinsi NTB, serta Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, S.H., M.I.Kom. Selain unsur pemerintahan, para distributor bahan pokok dan pelaku UMKM lokal juga turut berpartisipasi menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga bagi masyarakat Kecamatan Sekotong.

Pihak penyelenggara menekankan bahwa agenda ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Mengingat tren kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan, Pasar Rakyat diharapkan mampu menjadi instrumen penyeimbang harga di pasar tradisional. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan pihak distributor menjadi kunci utama dalam memastikan rantai distribusi pangan tetap sehat dan transparan.

Pernyataan Resmi Kapolsek Sekotong Terkait Pengamanan

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh dalam mendukung setiap program pemerintah yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis agar masyarakat merasa nyaman saat bertransaksi.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa rangkaian kegiatan Pasar Rakyat dalam rangka menyambut HBKN 2026 dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Kehadiran Polri dalam monitoring ini adalah bentuk dukungan terhadap stabilitas ekonomi masyarakat, di mana warga diharapkan dapat mengakses pangan bermutu dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Iptu I Ketut Suriarta dalam keterangannya di lokasi kegiatan.

Beliau juga menambahkan bahwa pengawasan ini penting untuk mencegah keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan barang. “Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan kepolisian, kita ingin menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Kami tidak ingin ada warga yang merasa cemas akan ketersediaan bahan pokok. Dengan adanya Pasar Rakyat ini, masyarakat bisa memperoleh kebutuhan mereka secara adil dan teratur,” imbuhnya.